Penilaian Sumatif Akhir berbasis CBT merupakan Masa Depan Penilaian Mutu Pendidikan

Penilaian Sumatif Akhir berbasis CBT merupakan Masa Depan Penilaian Mutu Pendidikan

Beringin Agung (04 Desember 2025) - Penilaian Sumatif Akhir pada Semester Ganjil merupakan salah satu bentuk penilaian yang dilakukan untuk mengukur pencapaian belajar siswa dalam satu semester. Penilaian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana siswa menguasai materi yang telah diajarkan dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Mengapa Penilaian Sumatif Akhir Penting?

1. Evaluasi diri: Bagi siswa, penilaian sumatif akhir semester menjadi sarana untuk mengevaluasi pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari.
2. Umpan balik: Hasil penilaian sumatif akhir semester memberikan umpan balik kepada guru mengenai efektivitas proses pembelajaran yang telah dilakukan.
3. Pengambilan keputusan: Baik siswa maupun guru dapat menggunakan hasil penilaian sumatif akhir semester sebagai dasar untuk mengambil keputusan, seperti perbaikan metode belajar atau penyesuaian materi pembelajaran.

Di SDN 1 Beringin Jaya, Penilaian Sumatif Akhir pada Semester Ganjil dilaksanakan berbasis komputer atau Computer-Based Test (CBT), sesuai kelender pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah yang dimulai pada hari Senin, 1 s.d 6 Desember 2025. 

Penilaian Sumatif Akhir pada semester ganjil yang selama ini kita kenal sebagai ujian tertulis konvensional, kini semakin bertransformasi menjadi ujian berbasis komputer atau Computer-Based Test (CBT). Peralihan ini membawa angin segar dalam dunia pendidikan, menawarkan efisiensi, objektivitas, dan inovasi dalam proses penilaian.

Apa itu Computer-Based Test (CBT)?
Computer-Based Test (CBT) adalah metode penilaian yang menggunakan komputer sebagai media untuk menyajikan soal dan menerima jawaban peserta didik. Soal-soal ujian disajikan dalam bentuk digital, dan peserta didik menjawabnya melalui perangkat seperti handphone, tablet, komputer atau laptop.

Keunggulan Computer-Based Test (CBT) dalam Penilaian Sumatif Akhir Pada Semester Ganjil
1. Efisiensi: 
Proses pembuatan, pelaksanaan, dan penilaian ujian menjadi lebih efisien. Pengolahan data hasil ujian juga dapat dilakukan secara otomatis, sehingga mengurangi kesalahan manusia.

2. Objektivitas: 
Sistem penilaian yang terstandarisasi mengurangi potensi terjadinya subjektivitas dalam penilaian. Semua peserta didik mendapatkan soal yang sama dan memiliki waktu yang sama untuk mengerjakan.

3. Variasi soal: 
Computer-Based Test (CBT) memungkinkan penggunaan berbagai jenis soal, seperti soal pilihan ganda, isian singkat, menjodohkan, dan essay. Selain itu, soal-soal dapat dilengkapi dengan gambar, video, atau audio untuk membuat ujian lebih menarik.

4. Adaptasi: 
Soal-soal dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing peserta didik melalui sistem adaptive testing.

Lingkungan ujian yang kondusif dalam penerapan Computer-Based Test (CBT) dapat menciptakan lingkungan ujian yang lebih kondusif karena peserta didik dapat fokus pada soal tanpa terganggu oleh faktor eksternal. Analisis data yang mendalam pada penerapan Computer-Based Test (CBT) menghasilkan Data Hasil Ujian secara mendalam dapat dianalisis untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik, serta untuk memperbaiki proses pembelajaran, Agus Ismail, S.Pd (Kepala SDN 1 Beringin Jaya).